Jumat, 04 Januari 2013

Motivasi

Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya. Tiga elemen utama dalam definisi ini adalah intensitas, arah, dan ketekunan. 

Berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow, teori X dan Y Douglas McGregor maupun teori motivasi kontemporer, arti motivasi adalah alasan yang mendasari sebuah perbuatan yang dilakukan oleh seorang individu. Seseorang dikatakan memiliki motivasi tinggi dapat diartikan orang tersebut memiliki alasan yang sangat kuat untuk mencapai apa yang diinginkannya dengan mengerjakan pekerjaannya yang sekarang.
-wikipedia.org 

 Motivation is literally the desire to do things.
psychologytoday.com

clipartof.com
Hei, mari bicara tentang motivasi. Apakah kamu sudah membaca tulisan di atas? Aku sudah membacanya juga #artinyasamanggak?.
Kalau kita ingin melakukan sesuatu, pasti ada motivasinya. Misalnya, kita ingin belajar. Motivasinya bisa bermacam-macam. Contohnya, ingin menuntut ilmu (dan mencari rida Allah), ingin selalu belajar, supaya nilainya bagus, supaya pintar, supaya dibilang jenius (contoh yang tidak benar), dan sebagainya.
Eh, kok sama kayak niat? Aku bingung, deh. Atau, akunya saja yang salah mengerti? Sudahlah.  Yang pasti, amal perbuatan itu tergantung niatnya. Berarti, setiap ingin melakukan sesuatu kita harus memiliki niat dan motivasi yang benar. Niat bisa berubah, lho. Jadi, kita harus selalu meluruskan niat kita. Namun, jangan salah  seperti ini. Si X berpikir aku niat belajar karena Allah. Namun, sebenarnya ia hanya ingin karena pintar dan dia tidak tahu arti belajar karena Allah itu bagaimana. Wah, aku juga jadi bingung?!
Motivasi itu ada yang dari dalam dan luar. Setiap orang harus memiliki motivasi yang tinggi. Ada yang menarik nih... Lihat, yuk. Ehm, harus diklik #sorry.
Menarik, bukan? Itu aku pinjam dari temubakat.com.
Begitulah. Sebaiknya, kalian mencari bacaan tentang motivasi juga. Karena, yang menulis ini adalah orang awam dan masih bingung antara motivasi dan niat. Jadi, maaf bila ada kesalahan. Sudah dulu, ya. Ayo, kita tanamkan niat dan motivasi yang benar dan tinggi! Contohnya motivasi salat ini.
Mohon maaf sebesar-besarnya atas ketidakjelasan postingan ini. Kalau kamu tahu jawabannya, kasih tahu aku, ya! :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar